Author : Kim Yunae
Main Cast
:
-
Tiffany hwang
-
Kim Min Seok (xiumin)
-
Kim Joon Myun (Suho)
-
Park Chanyeol
-
Do Kyung Soo (D.O)
-
Kim Jong In (Kai)
Genre : AU (Alternate Universe), Romance, Action, Brothership, Friendship,
Mystery
Length :
Main Chapter
Disclaimer : Segala hal yang berada dalam Fanfiction ini, Murni adalah imajinasi saya! Don’t BASHING!! Don’t Like? Don’t Read!!
Perkenalan
tokoh :
Tiffany
hwang : yeoja berusia 17 tahun yang harus merasakan penyiksaan dari kecil, di
besarkan di keluarga mafia tetapi dia memilih jalannya sendiri. Bergabung dalam
tim ‘The Wolf’ dan satu-satunya yeoja di tim itu, walaupun dia yeoja yang
sangat cantik tetapi kelakuannya sama dengan namja dan memeiliki perasaan yang
sangat lembut. Dia akan menangis jika ada seseorang yang dia sayangi terluka
didepannya. Memiliki kelebihan menyamar dan menembak jarak dekat.
Kim Min
Seok (xiumin) : namja berusia 18 tahun, saeng dari Suho dan hyung dari Sehun.
Anak yatim piatu yang di besarkan dengan kehidupan yang keras, di tim ‘The
Wolf’ dia adalah salah satu penembak jitu jarak dekat. Sangat perhatian kepada
semua anggota ‘The Wolf’ terutama Tiffany, karena dia tidak ingin kehilangan
saeng yeojanya untuk kedua kalinya. Memiliki kelebihan menebak jarak dekat.
Kim Joon
Myun (Suho) : namja berusia 20 tahun, ketua ‘The Wolf’ dan
sekaligus hyung dari Xiumin dan Sehun. Memiliki trauma yang mendalam terhadap
kehidupannya yang mengubahnya sebagai seorang yang tidak memiliki hati, dulu
nya memiliki saeng yeoja tetapi meninggal karena di bunuh Appanya sendiri itu
yang menyebabkan dia amat mengengkang Tiffany. Memiliki kelebihan menebak jarak
jauh.
Park
Chanyeol : berusia 19 tahun, salah satu anak yang di besarkan dari keluarga
yang cukup mampu
tetapi selalu di siksa oleh sang Appa sehingga membuat tega
membunuh Appanya sendiri, bergabung dalam tim ‘The Wolf’ karena ajakan Suho
yang tidak sengaja ditemukan di gudang tua. Jatuh cinta kepada Tiffany tetapi
karena peraturan dia pun mementingkan pekerjaannya, selalu keluar masuk RS
karena melindungi Tiffany. Kelebihan menebak jarak jauh dengan senapan.
Do Kyung
Soo (D.O) : seusia dengan Xiumin, dia adalah anak orang kaya tetapi kurang
kasih sayang. Masuk ke tim ‘The Wolf’ karena ajakan sang sahabat, Xiumin. Dia
ditempatkan di posisi bagian monitoring, hacker dll. yang berhubungan dengan
computer, walau dia seorang namja tetapi dia pintar memasak. Keahlian hacker.
Kim (Oh) Sehun
: seumuran dengan Tiffany, dan jatuh cinta pada pandangan pertama pada Tiffany
saat Tiffany datang dengan Suho. Adik Angkat dari Suho dan Xiumin, Walaupun
umur nya lebih muda tetapi keahliannya diatas para hyung nya, tidak pernah
merasakan kasih sayang kedua orang tuanya karena dia adalah anak jalanan tetapi
setelah di angkat oleh Suho dan Xiumin sifatnya agak berubah dari yang dulu
liar menjadi lebih sopan walaupun hanya sedikit. Memiliki kemampuan semua dalam
hal menembak (penembak jitu) dan menyamar.
‡ The Wolf ‡
Auww………
Suara
anjing serigala mengaung, tidak membuat takut yeoja yang sedang berjalan
sendiri di trotoar. Sepi….
Sunyi…..
Sendiri
….
Itulah
dirasakan yeoja cantik itu, tiba-tiba tanpa sepengetahuannya dia telah di ikuti
oleh beberapa namja. Yeoja itu awalnya tidak menghiraukannya tetapi langkah
namja-namja itu semakin cepat mengikutinya, sepontan yeoja itu berlari
sekencang-kencang nya. Tiba-tiba dia di tarik ke dalam sebuah gang dan mulutnya
di bekap oleh tangan yang lebih besar dari tangannya, awalnya dia memberontak
tetapi namja itu mendekatkan mulutnya ke telinga yeoja itu dan membisikan.
‘jangan
memberontak jika kau ingin selamat’ bisik namja itu.
‘Emp…..’
kata yeoja itu sambil mengangguk.
Namja itu
pun melepaskan bekapannya dari yeoja itu, dan mengintip keadaan di luar sudah aman
atau belum.
“seperti
nya sudah aman” kata namja itu.
Namja itu
pun menarik yeoja itu keluar gang, yeoja itu pun mengeluarkan pistol dari dalam
jaketnya dan mengarahkan ke namja itu.
“apakah
kau suruhan appa?” Tanya nya dingin.
“apa
maksudmu? Aku saja baru bertemu dengan mu hari ini.” kata namja itu santai.
Tiba-tiba
gerombolan namja itu datang lagi langsung berlari kearah yeoja dan namja itu.
Sepontan yeoja itu menarik pistol nya dan mengarahkan kea rah gerombolan namja
itu dan menembaki namja-namja itu.
Dorr….
Dorr…
Dorr….
Tetapi
beberapa dari mereka masih bisa bertahan dan terus berlari kearah yeoja dan
namja itu.
“aish……
sepertinya memang harus pakai cara kekerasan” kata yeoja itu.
“apakah
kau akan bertarung dengan mereka? Kelihatannya seru aku ikut ne?!” tawar namja
itu.
“up to you, habisi saja mereka juga aku tidak
peduli” kata yeoja itu cuek.
Sepontan
yeoja itu berlari kearah para namja itu dan menghajar para namja itu, sang
namja misterius itu tidak hanya diam, dia pun ikut menghajar kawanan namja yang
mengejar yeoja tadi. Ditengah-tengah kawanan itu yeoja dan namja itu di kepung,
mereka pun menyenderkan punggung satu sama lain.
“siapa
namamu huh?” Tanya yeoja itu sambil nafasnya agak tersenggal-senggal.
“namaku
Suho, kamu?” jawab Suho.
“Tiffany….
Suho~sshi apakah kau membawa pistol?” Tanya Tiffany.
“aku rasa
bawa” jawab Suho enteng.
“terpaksa
kita harus menembaki mereka semua tetapi sisakan 1 untuk aku introgasi arra ?!”
tanya Tiffany.
“okay”
kata Suho sambil mengeluarkan pistol di balik jaketnya.
Tiffany
pun mengeluarkan pistolnya kembali dan mulai menebaki para namja itu dan di
ikuti oleh Suho.
DORR…..
DORR…
DORR….
DORRR….
DORR……
Setelah
melihat hanya tersisa satu namja saja, Tiffany pun menebak kaki namja itu.
DOR…..
“akh…”
erang namja yang ditembak kakinya tadi.
Tiffany
pun mendekatinya dan menarik kerah baju namja itu.
“siapa
yang menyuruhmu?” Tanya Tiffany ketus.
“ti..tidak……
ada….. “ jawab namja itu sambil menahan sakit.
“suho~sshi
tembak kepala namja ini” perintah Tiffany.
“dengan
senang hati” Suho pun mengarahkan pistolnya ke kepala namja itu.
“tu..tunggu…..tunggu
sebentar……” kata namja itu.
“aku
ulangi lagi, siapa yang menyuruhmu?” Tanya Tiffany.
“Tuan
Hwang” kata namja itu.
“cih…..
tua Bangka itu lagi” kata Tiffany sambil melepaskan cengkraman di kerah namja
itu.
“katakan
padanya jika ingin menyuruhku pulang carilah cara yang lebih baik lagi” kata
Tiffany.
“pergilah……
“ perintah Tiffany.
Namja itu
pun dengan terpincang-pincang pergi dan menghilang entah kemana.
“jadi kau
putri dari mr. Hwang ne?” Tanya Suho.
“kau tau
orang tua itu ternyata” jawab Tiffany sinis.
“apakah
kau membencinya?” Tanya Suho lagi.
“lebih
dari membencinya” jawa Tiffany enteng.
“ikutlah
dengan ku” kata Suho.
“kemana?”
Tanya Tiffany.
“ketempat
yang bisa membuatmu bisa merasakan semua apa yang kau mau” kata Suho sambil
menarik Tiffany jalan meninggalkan tempat itu sebelum diketahui oleh polisi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar